JAKARTA -- Presiden Joko Widodo pernah berjanji untuk mendukung penuh
perjuangan Palestina meraih kemerdekaan, saat masa kampanye Pilpres
lalu. Namun, tampaknya janji tersebut tidak akan ditepati sebab
Pemerintah Jokowi menolak HAMAS, mendirikan kantor di Indonesia.
"Kami
menolak pembukaan kantor Hamas. Kan sudah ada Kedutaan Palestina," kata
Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi, Senin (1/11).
Padahal
Kantor Hamas sudah didirikan di berbagai negara termasuk eropa.
Sejumlah negara tersebut di antaranya Rusia, Jerman, Lebanon, Pakistan,
Qatar, dan Malaysia.
Tindakan Pemerintah Jokowi pun bertolak
belakang dengan sikap DPR RI yang menyambut hangat rencana pembukaan
kantor tersebut. Pada 28 November pekan lalu, Setya Novanto menerima
kunjungan Kepala Biro Politik Hamas Abu Umar Muhammad.
Dalam
pertemuan tersebut, Novanto menyampaikan dukungannya atas rencana
pendirian Kantor Hamas di Indonesia. Hal senada diungkapkan Mahfudz
Siddiq Komisi I DPR. Ia berpendapat bahwa pembukaan Kantor Hamas adalah
salah satu upaya mendukung kemerdekaan Palestina.
Maka itu,
rencana Hamas membuka kantor cabang di negeri ini perlu direalisasikan.
Palestina telah turut aktif dalam memberikan dukungan terhadap
kemerdekaan NKRI. Menjadi hal yang wajar jika Indonesia melakukan
tindakan yang sama. Mendukung kemerdekaan Palestina.
Beberapa masyarakat pun menyayangkan penolakan pemerintah tersebut, salah satunya disampaikan oleh Ihsan.
"Apa ini artinya ingkar janji lagi? Janjinya dulu kan dukung
Palestina. Tapi, saya coba husnudzan saja. Semoga dugaan saya salah,"
katanya, Rabu (3/11).
Selain Ihsan, ada juga Rahman (61) yang
kecewa dengan kebijakan tersebut. Rahman berpendapat bahwa kebijakan
presiden banyak yang pro non-Muslim. Padahal negara ini mayoritas
berpenduduk islam.
"Ada-ada saja Presiden itu. Kan dulu janjinya
mau dukung Palestina merdeka. Eh sekarang nolak. Saya sebenarnya sudah
duga. Banyak kebijakannya yang pro pada non-Muslim," kata Rahman.
Menurut
dia, hal tersebut dibuktikan melalui negara apa yang pertama dikunjungi
di era pemerintahan Jokowi. Padahal, Palestina negara yang dimasukkan
dalam janji pemilu. Tapi, sampai sekarang tidak ada kunjungan ke sana.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

Post a Comment