JAKARTA -- Munas IX Partai Golkar secara resmi menolak Perppu
Pemilihan Kepala Daerah langsung. Hal ini juga terungkap kala Ketua Umum
Partai Golkar Aburizal Bakrie meminta anggota partai untuk menolak
Perppu Pilkada langsung.
Hal ini pun langsung dijawab Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
melalui akun twitternya, @SBYudhoyono. "Berkaitan dgn isu penolakan
Partai Golkar terhadap Perppu ttg Pilkada Langsung (dgn perbaikan), saya
ingin sampaikan sikap saya. *SBY*," Ucap dia.
Ia menambahkan ketika melepas cuitan itu memegang nota Kesepakatan
Bersama 6 Parpol tgl 1 Oktober 2014 utk dukung Perppu usul Pemerintah.
Nota Kesepakatan itu ditandatangani oleh Ketua Umum & Sekjen PG,
PGerindra, PD, PAN, PKS & PPP. Dimana ia menggaris bawahi khusus PPP
hanya Ketum.
"Waktu itu PD bersedia bersama KMP dalam kepemimpinan DPR & MPR,
dgn syarat (mutlak) KMP harus menyetujui & mendukung Perppu. *SBY*,"
tutur dia lagi. Ia menegaskan penolakan PG sama artinya mengingkari
kesepakatan yang telah dibuat.
Sementara Demokrat, imbuh dia, tak mungkin bisa bekerja sama dengan
pihak-pihak yg tidak konsisten, ingkar kesepakatan dan tinggalkan
komitmen begitu saja."Saya menganut politik yg berkarakter, bermoral,
bisa dipercaya & satu kata dgn perbuatan. Rakyat menginginkan
politik seperti ini. *SBY*," pungkas dia.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

Post a Comment