Zaman sekarang ini jaringan internet dan sosial media memang punya kekuatan lebih dalam menyampaikan pesan. Jadi sudah bukan hal baru lagi ketika sebagian besar masyarakat atau pemerintah sekali pun ikut menyampaikan pesan atau aspirasinya melalui media tersebut.

Website yang dikelola oleh pemerintah dengan dana proyek miliaran rupiah ternyata membuat sebagian orang bingung dan bertanya tanya.

Bahkan salah satu mastah atau Profesional blogger Maxmanroe mengatakan jika harga website tersebut tidaklah masuk akal dan dibuat hanya menggunakan platform WordPress. Bahkan ia menyamai dengan situs nya yang dibuat dengan modal tidak lebih dari 1 juta rupiah.

Seperti baru-baru ini program komunikasi publik bernilai sekitar 140an miliar sudah diluncurkan oleh Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) pada Senin kemarin. Program yang kini sudah berwujud menjadi sebuah website yang bertajuk revolusimental.go.id ini nyatanya berhasil direalisasikan setelah pengajuan dana pada bulan Februari lalu, seperti dilansir melalui Merdeka.
Inilah tampilan website yang baru diluncurkan oleh Kementrian (PMK) ©Kaskus
Inilah tampilan website yang baru diluncurkan oleh Kementrian (PMK) ©Kaskus
Sejak kabar ini merebak, netizen memang penasaran dengan program yang mereka nilai tidak masuk akal ini. Sehingga, dari sejak awal mereka sudah menanti-nanti hari peluncuran website komunikasi publik itu. Namun, apa yang mereka dapat ternyata di luar dugaan ekspetasi mereka. Tak pelak mereka pun sedikit kecewa dengan program ratusan miliaran tersebut.

Bagaimana tidak kecewa, netizen juga terhitung sebagai masyarakat yang melek teknologi tersebut menyebutkan bahwa website itu tidak pantas dengan nilai proyek yang disebutkan habis sekitar 140 miliaran rupiah. Menurut mereka nih, meski ditujukan untuk masyarakat agar bisa mengetahui informasi terkini tentang pemerintah. Tapi, bagi netizen ini tak lebih sebagai bentuk pemborosan yang baru.

Sebagian kecil komentar dari netizen ©Kaskus
Sebagian kecil komentar dari netizen ©Kaskus
Apalagi, desain tampilan website itu terkesan murahan dan diperkirakan mendapat bantuan soal domain dari kominfo. Dan sedikit banyak website ini akhirnya dirasa kurang layak dengan dana yang diajukan oleh departemen tersebut. Belum lagi, menurut mereka dengan website yang bentuknya seperti itu kemungkinan besar malah lebih mudah dicacati atau dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Beberapa dari netizen juga menambahkan bahwa desain tersebut juga mirip dengan tampilan website yang diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat saat ini. Wah, kalau menurut kalian bagaimana ya? Apa benar dana 140an miliar untuk setahun itu terlalu besar dengan hasil proyek website seperti ini? (mdk/kas/vit)

Post a Comment

 
Top